Apakah Anda ingin menjelajahi kekayaan warisan Kekaisaran Persia kuno? Jika iya, maka berkunjung ke Bisotun di Kermanshah, Iran adalah suatu keharusan. Situs luar biasa ini memiliki relief batu besar dan prasasti yang memberikan gambaran sekilas tentang sejarah dan budaya Kekaisaran Achaemenid, salah satu kekaisaran paling kuat dan berpengaruh di dunia kuno.
Namun yang membedakan Bisotun adalah kenyataan bahwa ukiran dan prasasti di lereng gunung yang curam berusia lebih dari 2,500 tahun, namun tetap terpelihara dengan baik. Keterampilan teknik dan seni yang mengesankan dari orang Persia kuno ditampilkan secara penuh di Bisotun, menjadikannya destinasi yang wajib dikunjungi bagi siapa pun yang terpesona dengan sejarah dan budaya kuno.
Untuk mengunjungi Bisotun, jangan ragu untuk mengunjungi kami Tur Warisan Dunia Iran.
Sejarah Bisotun
Bisotun terletak di lereng gunung yang curam, dan diberi nama berdasarkan desa Bisotun di dekatnya. Situs ini terkenal dengan relief batu besar yang diukir di sisi gunung, yang menggambarkan pemandangan dari masa pemerintahan Darius Agung, salah satu penguasa terkuat Kekaisaran Achaemenid.
Relief tersebut memperlihatkan Darius berdiri di atas platform, dengan kakinya di dada musuh yang dikalahkan. Di belakangnya, sembilan tahanan terlihat dirantai, dengan tangan terikat di belakang punggung. Prasasti yang menyertai relief tersebut ditulis dalam tiga bahasa: Persia Kuno, Elam, dan Babilonia, dan menggambarkan peristiwa-peristiwa menjelang kenaikan takhta Darius, serta kemenangannya atas para pemberontak yang menentang pemerintahannya.
Sampai ke hotel Anda dengan cepat dan aman dengan kami Transfer bandara Iran layanan.
Daerah dan Relief Batuan Bisotun
Situs Warisan Dunia UNESCO Bisotun di Kermanshah, Iran. Situs ini merupakan landmark Jalur Sutra, yang terletak di Pegunungan Zagros. Kompleks bersejarah Bisotun mencakup permukiman prasejarah, makam Median, relief Akhemeniyah, monumen Parthia, dan peninggalan Sassaniyah, termasuk patung Herakles dan tebing "Farhad Tarash".
Relief batu Bisotun (sekitar 520 SM), yang dipahat oleh Darius I, merupakan perpaduan seni Persia dan Mesopotamia, dengan figur-figur yang bergerak dan gestur simbolis yang menyerupai relief Lullubi Anubanini (2300 SM) sebelumnya. Warisan Darius ditegaskan dalam prasasti kuneiform tiga bahasanya, menjadikan Bisotun di Iran sebagai persimpangan budaya yang vital.
Mengapa Bisotun di Iran diakui sebagai warisan dunia UNESCO?
Bisotun adalah situs penting karena sejumlah alasan.
- Pertama, buku ini memberikan wawasan berharga mengenai sejarah dan budaya Kekaisaran Achaemenid, yang merupakan salah satu kekaisaran paling kuat dan berpengaruh di dunia kuno. Relief dan prasasti di Bisotun memberikan penjelasan rinci tentang peristiwa seputar naiknya kekuasaan Darius, serta keberhasilan kampanyenya melawan pemberontak yang menentang pemerintahannya.
- Kedua, Bisotun penting karena merupakan bukti kemajuan teknik dan keterampilan artistik orang Persia kuno. Relief di Bisotun diukir di sisi gunung yang curam dan membutuhkan keterampilan dan ketelitian yang luar biasa untuk membuatnya. Prasasti ini juga merupakan prestasi teknik yang luar biasa, karena diukir pada permukaan batu pada ketinggian lebih dari 100 kaki.
- Terakhir, Bisotun penting karena merupakan simbol ketahanan dan kekuatan rakyat Iran. Situs ini telah bertahan selama lebih dari 2,500 tahun, dan meskipun dirusak oleh waktu dan cuaca, relief dan prasasti di Bisotun terus menginspirasi dan mempesona pengunjung dari seluruh dunia.
Jika destinasi ini sekarang ada di daftar keinginan Anda, jangan lupa untuk melihat Aplikasi visa Iran proses.
Apa yang Digambarkan Relief di Bisotun?
Relief batu Bisotun melambangkan kemenangan ilahi Darius I. Gaumata yang digulingkan, perampas kekuasaan dari bangsa Magi yang menyamar sebagai Bardiya, dikalahkan oleh raja yang bermahkota, yang memegang busurnya. Patung Ahuramazda yang bersayap menawarkan berkah ilahi di atasnya.
Bangsawan Aspathines dan Gobryas berdiri di samping Darius, dan sembilan pemberontak yang dibelenggu, melambangkan Media, Elam, Persis, dan provinsi lainnya, berlutut, terikat dalam ketundukan.
Keragaman etnis Kekaisaran Akhemeniyah ditegaskan oleh pakaian etnik mereka yang rumit. Relief tersebut terinspirasi oleh seni Lullubi dan melambangkan keteraturan di atas kekacauan. Bisotun di Kermanshah mencegah pemberontakan dengan menggunakan citra grafis.
Ringkasan Prasasti Behistun
Prasasti Bisotun adalah prasasti dinding berukuran 15 x 25 meter dengan lebih dari 1,200 baris yang merinci kebangkitan Darius I pada tahun 522 SM. Prasasti ini, dalam tiga aksara paku, menceritakan bagaimana ia membunuh Gaumata, menumpas 9 pemberontakan di Media, Elam, dan Babilonia, serta menaklukkan musuh non-Iran seperti bangsa Skithia, semuanya dengan bantuan Ahuramazda.
Diuraikan pada tahun 1835, Henry Rawlinson mengungkap bahasa-bahasa kuno, yang kemudian mengubah historiografi. Buku ini membela pemerintahan Darius, mengutuk para perampas kekuasaan, dan memperkuat ideologi Akhemeniyah.
Kapan mengunjungi Bisotun?
Waktu terbaik untuk mengunjungi Bisotun di Kermanshah, Iran adalah saat musim semi (Maret hingga Mei) atau musim gugur (September hingga November) saat cuaca sedang dan menyenangkan. Selama musim-musim ini, suhunya nyaman, dan curah hujan biasanya lebih sedikit, sehingga memudahkan untuk menjelajahi lokasi dan area sekitarnya.
Di manakah lokasi Bisotun?
Jika Anda merencanakan perjalanan ke Iran, kunjungan ke Bisotun sangat disarankan. Situs ini mudah diakses dari kota terdekat Kermanshah, dan dapat dicapai dengan mobil atau angkutan umum.
Pengunjung Bisotun dapat menjelajahi relief batu dan prasasti, serta belajar tentang sejarah dan budaya Kekaisaran Achaemenid. Situs ini juga dikelilingi pemandangan alam yang indah, dengan pemandangan pegunungan dan lembah yang mengelilingi situs sangat menakjubkan.
Dengan kami Tur Anggaran Iran, setiap wisatawan dapat menikmati pengalaman autentik dan menjelajahi harta karun Iran dengan harga terjangkau.
Apa yang harus dikunjungi di Iran setelah Bisotun?
Kami telah memasukkan Bisotun dalam Tur Warisan Dunia Iran. Paket ini menawarkan kesempatan unik untuk menjelajahi kekayaan warisan budaya dan sejarah kawasan ini, termasuk monumen-monumen Warisan Dunia yang menakjubkan. Paket wisata kami menawarkan pengalaman yang komprehensif dan mendalam akan keragaman budaya, arsitektur, dan alam Iran dengan harga terjangkau.
Jika Anda tertarik untuk menjelajahi lebih banyak kekayaan budaya dan sejarah Iran, ada banyak tujuan lain yang patut dikunjungi. Berikut adalah beberapa saran:
Kermanshah: Provinsi tempat Bisotun juga berada di sana, memiliki potensi besar untuk dikunjungi. Taq-e Bostan, Kuil Anahita, Moaven al-Molk Tekyeh.
Persepolis: Terletak di provinsi barat daya Fars, Persepolis adalah kota kuno yang pernah menjadi ibu kota Kekaisaran Achaemenid. Kota ini memiliki reruntuhan yang menakjubkan, termasuk Gerbang Segala Bangsa, Istana Apadana, dan Hall of 100 Columns.
Isfahan: Dikenal sebagai “separuh dunia”, Isfahan adalah kota yang indah dengan sejarah yang kaya dan arsitektur yang memukau. Sorotan termasuk Lapangan Naqsh-e Jahan, yang Istana Chehel Sotoun, dan Masjid Shah.
Shiraz: Terletak di provinsi selatan Fars, Shiraz terkenal dengan tamannya yang indah, masjid bersejarah, dan bazaar yang semarak. Sorotan termasuk kebun Era dan Narenjestan, yang Masjid Wakil, Dan Masjid Nasir al-Mulk.
Ahvaz: Terletak di provinsi barat daya Khuzestan, Ahvaz adalah kota yang terkenal akan kekayaan sejarah dan budayanya. Sorotan kota ini meliputi Shush, Sistem Hidrolik Historis Shushtar, dan kompleks Elam kuno Chogha Zanbil.
Istana Golestan: Terletak di Teheran, Istana Golestan adalah contoh arsitektur dan desain Persia yang menakjubkan, dengan taman yang indah, ubin yang rumit, serta bangunan dan struktur berornamen.
Untuk para pelancong dan penjelajah budaya yang penasaran, Paket Wisata Iran menawarkan kesempatan unik untuk merasakan kekayaan warisan budaya dan permata tersembunyi negara ini.
Beri tahu kami pengalaman Anda berkunjung atau pertanyaan Anda tentang Bisotun di kotak komentar di bawah, kami akan dengan senang hati mendengar pendapat Anda!















